Wednesday, November 05, 2008

Julia Perez Love Obama

"Nggak tahu kenapa untuk pertama kalinya aku seneng banget. Untuk pertama kalinya aku merasa ada chemistry, padahal bukan presiden kita sendiri," ujar Jupe. Ya, begitu komentar Jupe yang tayang di sebuah situs berita. Chemistry tersebut tak dirasakan Jupe sendiri. Banyak warga Indonesia ikut merasakannya--untung gw gak gitu-gitu amat. Saya tak mau ikut terhanyut karena naiknya Obama ke tahta belum tentu membuat Indonesia jadi lebih baik. Belum tentu juga Obama akan peduli dengan negara bernama Indonesia ini, meskipun ia pernah tinggal di Jakarta.
Saya sendiri tak mengerti alasan apa yang membuat sebagian warga Indonesia begitu mengelu-elukan Obama. Padahal, seperti kata Jupe, perasaan tersebut tak kita rasakan ketika para pemimpin Indonesia berpidato, setidaknya sudah lama tidak dirasakan. Mungkin Soekarno adalah pemimpin Indonesia yang benar-benar bisa membuat pemirsanya bergelora dan terpana. Jadi udah lama banget bukan? Tapi mungkin saja gw salah. Setidaknya gw tak pernah merasa tergerak hati ketika mendengar presiden, wakil, menteri, gubernur, bupati, camat, lurah, ketua RW atau pun ketika ketua RT berpidato.

Alasan orang Indonesia terhanyut oleh Obama adalah:
a. Dia cakep.
b. Pernah tinggal di Indonesia.
c. Presiden kulit hitam pertama di Amerika.
d. Masih Muda.
e. Cerdas.
f. Akan baik pada Indonesia.
g. Ragu-ragu.
h. Semua jawaban benar.
i. Semua jawaban salah.
j. Gak mau jawab ah.

0 comments: